Transformasi Dakwah Milenial dalam Spektrum Pendidikan Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.111322/fjpmg350Keywords:
Dakwah milenial, pesantren, transformasi dakwah, media digital, santri moderatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi dakwah milenial dalam spektrum pendidikan pesantren dengan fokus pada perubahan pola pikir, strategi, dan media dakwah yang digunakan oleh santri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari pimpinan pesantren, santri senior, dan dokumentasi konten dakwah digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi dakwah santri berlangsung dalam tiga bentuk utama: pertama, perubahan pola pikir santri dari ceramah konvensional menjadi dakwah kontekstual berbasis komunikasi spiritual; kedua, inovasi media dakwah melalui pemanfaatan platform digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok; dan ketiga, penggunaan strategi komunikasi dakwah yang lebih moderat, persuasif, dan relevan dengan isu kekinian generasi muda. Dukungan kelembagaan pesantren melalui program "Santri Menjadi Dai Digital" memperkuat pembinaan dai milenial yang adaptif dan berwawasan global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat keilmuan tradisional, tetapi juga sebagai ruang transformasi dakwah milenial yang berbasis nilai dan teknologi. Temuan ini memperkaya literatur pendidikan Islam dan dakwah digital, serta membuka peluang bagi model dakwah pesantren yang lebih kontekstual di era disrupsi
References
Ashari, & Zakariyah. (2024). Peran Kepala Madrasah Sebagai Educator Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Di MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto. Indonesian Journal of Islamic and Social Science, 2(1), 1–15.
Ahmad, M. (2020). Dakwah kreatif generasi milenial dalam era digital. Jurnal Komunikasi Islam, 10(1), 45–58. https://doi.org/10.21043/jki.v10i1.7452
Alwi, S. (1998). Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama. Mizan.
Bourdieu, P. (1990). The Logic of Practice. Stanford University Press.
DeVito, J. A. (2001). Human Communication: The Basic Course (9th ed.). Longman.
Fauzi, A., & Rohman, F. (2020). Pembinaan karakter dai muda berbasis pendidikan pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 122–136. https://doi.org/10.14421/jpi.2020.112.122-136
Gunawan, H. (2020). Peran dakwah digital dalam membentuk karakter keagamaan remaja. Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 4(2), 77–92. https://doi.org/10.24853/dki.v4i2.1234
Hasanah, L. (2022). Moderasi Islam dalam kurikulum pesantren modern. Al-Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 44–59. https://doi.org/10.36781/alt.v14i1.1855
Hidayat, D. (2021). Strategi dakwah melalui media sosial di kalangan remaja. Jurnal Komunika, 15(1), 33–46. https://doi.org/10.24090/komunika.v15i1.4562
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2023). Data Statistik Pesantren dan Santri Nasional. https://www.kemenag.go.id
Lubis, A. Y. (2020). Dakwah digital dalam dinamika generasi Z. Jurnal Al-Murabbi, 6(1), 23–35. https://doi.org/10.29313/murabbi.v6i1.5432
Ma’arif, S. (2019). Model komunikasi dakwah moderat di era digital. Jurnal Ilmu Dakwah, 39(2), 110–127. https://doi.org/10.15575/idajhs.v39i2.5201
Maulana, A. (2022). Pemberdayaan santri dalam media dakwah digital berbasis pesantren. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 77–90. https://doi.org/10.22219/jpai.v8i1.5622
Mubarok, Z. (2021). Dakwah milenial berbasis media sosial: Studi aktivitas santri digital. Jurnal Komunikasi Islam, 11(2), 101–115. https://doi.org/10.21043/jki.v11i2.8310
Mubarak, Z., & Fitriani, R. (2023). Dakwah moderat dalam konten digital santri. Al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 8(1), 55–70. https://doi.org/10.31219/osf.io/x2p5c
Nasrullah, R. (2021). Komunikasi dakwah digital di kalangan milenial. Jurnal Komunikasi Islam, 9(1), 15–29. https://doi.org/10.15642/jki.2021.9.1.15-29
Rahmawati, D. (2020). Peran pesantren dalam melahirkan dai milenial: Studi kasus pesantren di Jawa Tengah. At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah, 8(2), 201–217. https://doi.org/10.32923/attajdid.v8i2.1457
Ramli, M. (2020). Literasi digital dalam pembelajaran dakwah di pesantren. Jurnal Al-Tahrir, 20(2), 205–222. https://doi.org/10.21154/altahrir.v20i2.1500
Setiawan, M. I. (2021). Inovasi pendidikan pesantren di era digital. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 6(1), 66–80. https://doi.org/10.21070/jpii.v6i1.989
Wahbah az-Zuhaili. (2005). Tafsir al-Munir fi al-Aqidah wa al-Syari'ah wa al-Manhaj. Dar al-Fikr.
We Are Social & Hootsuite. (2024). Digital Report Indonesia 2024. https://www.wearesocial.com/reports/digital-2024-indonesia
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Abd Hadi Faishol (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Journal of Education and Contemporery Linguistics (JCL) is licensed under CC BY-NC 4.0


